Sejalan dengan telah diimplementasikannya aplikasi e-retribusi pasar pada Dinas Perdagangan Kota Salatiga, dimana dalam perjalananya tersebut menghasilkan beberapa catatan perbaikan dan penyesuaian terkait adanya kebijakan dan dampak implementasi baik dari sisi pedagang pasar maupun dari sisi bank jateng selaku pendukung proses retribusi pasar ini dengan penerapan gerakan transaksi non tunai nya.

Latar Belakang

Dalam catatan-catatan tersebut yang paling disoroti adalah masih banyaknya piutang retribusi yang belum tertagih. Salah satu penyebabnya adalah keengganan pedagang untuk membayar dikarenakan faktor-faktor diantaranya prosedur pembayaran yang mengharuskan menggunakan transaksi non tunai melalui MPOST dimana rata-rata pedagang masih perlu waktu dalam penyesuaiannya sehingga praktek nya masih belum berjalan sebagaimana mestinya.

Dari sisi lain data dari database pedagang yang senantiasa mengalami perubahan, sehingga data tidak uptodate seperti keadaan real dilapangan. Beberapa data tidak valid salah satunya ada pedagang yang sudah tidak menempati kios, atau yang bertanggungjawab sudah berpindah tangan. Dengan kondisi seperti ini maka data piutang tetap bertambah disamping tagihan tetap tidak bisa tertagih karena data pedagang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kekurangan-kekurangan lain secara teknis khususnya yang berkaitan langsung dengan aplikasi e-retribusi adalah mensinkronkan data output tagihan dengan data yang ada di bank jateng selaku bank yang ditunjuk untuk operasional tagihan via MPOST tersebut. Konsilidasi dan kroscek data laporan masih perlu dioptimalkan dan dijadwalkan secara periodik berkelanjutan.

Dikarenakan salah satu retribusi yang menjadi target utama penerimaan di Pemerintah Kota Salatiga adalah retribusi pasar maka masih perlu dilakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka peningkatan yang signifikan melalui penerapan sistem informasi retribusi pasar berbasis online dan integrase dengan sistem perbankan, sehingga dalam proses penagihan dan penyetoran semakin lebih optimal dan efektif. Dengan adanya pertimbangan-pertimbangan dan catatan-catatan yang disampaikan diatas maka pada tahun 2019 ini , Pemerintah Kota Salatiga dalam hal ini Dinas Perdagangan melanjutkan penerapan system tersebut dengan lebih memfokuskan pada optimalisasi database pasar dan penambahan informasi-informasi dan output laporan yang berkenaan langsung dengan peningkatan pelayanan publik terutama yang berkaitan dengan pelayanan pasar.

Maksud Kegiatan

Maksud Kegiatan Peningkatan sistem dan jaringan informasi perdagangan, Pakerjaan Pengembangan Aplikasi e-Retribusi Pasar pada Dinas Perdagangan Kota Salatiga,  yaitu Mengoptimalkan fitur dan menu aplikasi e-retribusi pasar khususnya pada efektifitas data penagihan dan updating database pasar yang nantinya dapat membantu kinerja Pemerintah Kota Salatiga dalam menunjang semakin lancarnya pendapatan/retribusi daerah

Output Kegiatan

Sistem Informasi Retribusi Pasar (e-Retribusi Pasar) versi update

Pada akhirnya terimakasih kami sampaikan kepada Dinas Perdagangan Kota Salatiga beserta jajarannya yang telah mendukung dan banyak membantu dalam penyelesaian dan keberhasilan pekerjaan ini, termasuk pejabat pelaksana teknis yang telah memberikan arahan, masukan dan koreksi dalam proses pelaksanaan kegiatan ini sehingga sesuai dengan komitmen awal dan kebutuhan yang tertulis dalam kontrak maupun kerangka acuan kerja